Hindari Diabetes! Lakukan Aktivitas Berikut.

Penyakit diabetes atau yang sering disebut kencing manis merupakan penyakit karena masalah pada metabolisme tubuh, dimana terjadi masalah pada organ pankreas karena tidak mampu untuk melakukan produksi hormon insulin secara cukup untuk tubuh.

Tanda-tanda dari munculnya penyakit diabetes atau kencing manis adalah sering mengalami dehidrasi, sehingga sangat mudah dan sering merasa haus.

Gejala lainnya, proses penyembuhannya luka sangat lama, tubuh yang mudah lelah, serta mengalami penurunan berat badan secara tidak wajar.

Para ahli memberikan beberapa faktor yang menyebabkan seseorang terkena diabetes, yaitu seperti faktor keturunan, tubuh yang terlalu gemuk, suka merokok, dan sering mengalami keadaan stres dan tegang.

Mengetahui cara-cara mencegah terjadinya diabetes pada tubuh, hal ini penting diketahui, berikut di bawah ini poin-poinnya

1. Hindari merokok
Sebenarnya merokok bukan hanya berbahaya pada penyakit diabetes yang menyerang tubuh, akan tetapi banyak kerusakan yang ditimbulkan dari menghisap asap rokok ini, yang sangat parah yaitu penyakit jantung dan kanker paru-paru.

Khusus untuk masalah penyakit diabetes, merokok dapat mengakibatkan tubuh mengalami penurunan kemampuan hormon-nya untuk mengatur kestabilan kadar gula darah.

Berdasarkan penelitian, para perokok beresiko lebih tinggi mengalami penyakit diabetes hingga 50% dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Bahkan, perokok berat memiliki risiko yang jauh lebih tinggi lagi. Sehingga, penting untuk segera berhentilah merokok terhindar dari diabetes dan banyak penyakit berbahaya lainnya.

2. Hindari tubuh terlalu gemuk
Faktor ini menjadi sebab yang paling besar seseorang terkena diabetes, sekitar 80% diabetes dialami oleh orang mengalami kelebihan berat badan.

Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli, disana ditemukan bahwa orang dewasa yang mengalami kegemukan sangat beresiko terkena diabetes.

Sehingga, dengan berusaha menurunkan berat badan dapat mengurangi resiko diabetes, sangat penting berupaya untuk menghindarkan tubuh dari kegemukan.

3. Makan yang baik dan sehat
Ketika makan maka berusahalah untuk memilih menu yang sehat dan bervariasi, kamu perlu mengecek kualitas dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Hindari makanan cepar saji dan junk food. Hindari juga makan terlalu berlebihan, apabila tubuh sudah kekenyangan maka berhentilah makan, karena sangat berbahaya jika dipaksakan terus makan.

Penuhi asupan vitamin D. Sebenarnya vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari, yang berfungsi terhadap sensitivitas insulin dan sekresi, mencegah diabetes, dan menurunkan resiko komplikasi penyakit.

Vitamin D juga bisa diperoleh dari susu rendah lemak, ikan, dan suplemen vitamin D.

Hindari minuman manis, minuman yang tinggi gula sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Penelitian yang dilakuka para ahli, ada yang menyebutkan bahwa hanya minum lebih dari seporsi minuman manis setiap harinya, sudah dapat meningkatkan risiko terkena diabetes.

Demikia juga dengan produk soda diet, sama saja efek buruknya dengan minuman manis, sehingga benar-benar harus dibatasi konsumsinya.

Lalu, makan sayuran karena manfaatnya yang besar. Walaupun para ahli berbeda pendapat mengenai makanan terbaik untuk mencegah diabetes, tetapi semuanya setuju bahwa konsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian bermanfaat untuk menurunkan resiko diabetes.

Hindari (atau minimal batasi) konsumsi makanan dari lemak trans, bahan kimia, dan juga makanan olahan pabrik.

Ingat, makanan yang juga menyebabkan penyakit diabetes mellitus adalah permen, es campur, kue tart, dsb.

4. Rajin berolahraga
Hal yang juga tidak kalah pentingnya adalah rajin berolahraga, karena berfungsi agar kadar gula di dalam tubuh dapat bermanfaat untuk menyebarkan glukosa ke bagian-bagian tubuh, agar menghasilkan energi.

Aktivitas fisik bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.

Penelitian para ahli menunjukkan hasil bahwa olahraga (seperti latihan aerobik) membantu mengendalikan diabetes.

American Diabetes Association merekomendasikan untuk latihan aerobik ringan seperti senam atau tenis setengah jam setiap kali latihan, dengan frekuensi 5 kali per minggu.

Atau olahraga lainnya seperti berlari, jongging dan semacamnya, yang dapat mengeluarkan keringat sehingga sehat.

Sebuah penelitian selama 16 tahun oleh pihak dari Harvard School of Public Health, menunjukan bahwa jalan kaki setiap hari mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 30%.

5. Ganti daging merah dengan kedelai
Daging merah adalah sumber protein, tetpai pada sebuah penelitian di Boston menunjukan hasil bahwa makan daging merah beresiko meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada wanita.

Untuk itu, disarankan mengganti daging merah dengan kedelai saja. Anda tentunya tidak asing dengan tempe ataupun tahu.

Protein pada kedelai membantu untuk mengatur kadar glukosa dan insulin, mengontrol berat badan, dan menurunkan kolesterol. Boleh-boleh saja konsumsi daging merah, tetapi jarang-jarang saja.

6. Utamakan konsumsi ke gandum dan biji-bijian
Makanan yang sangat sering dikonsumsi seperti roti tawar, nasi putih, dan kentang tidak hanya menyebabkan lingkar pinggang membesar, tetapi juga memiliki indeks glikemik yang tinggi yang berakibat lonjakan gula darah dan kadar insulin. Para ahli sudah sepakat bahwa karbohidrat olahan seperti tepung dan gula beresiko penyakit diabetes.

Sebuah penelitian di Cina yang melibatkan hingga 75.000 wanita, hasil penelitian menemukan bahwa wanita yang konsumsi makanan dengan kandungan indeks glikemik tinggi di dalamnya berisiko 21% lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibandingkan dengan mereka yang makanannya berindeks glikemik rendah.

Untuk itu, cukup penting mengontrol jumlah konsumsi karbohidrat, disarankan beralih ke gandum. roti gandum, seral, dan sejenisnya, yang kandungan di dalamnya sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes.

Penelitian lainnya dari Harvard School of Public Health, menunjukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi 2-3 porsi biji-bijian per hari, mengalami 30% lebih kecil resiko diabetes tipe 2 dibandingkan yang jarang mengonsumsi biji-bijian.

7. Jangan stres
Para peneliti meyakini bahwa stres memiliki kaitan dengan meningkatnya kadar gula darah yang menyebabkan diabetes.

Untuk itu, penting menghindari hal-hal yang memicu stres dan depresi. Hindari berpikir hal-hal yang berat, bahkan jangan berpikir hal-hal yang tidak ada gunanya.

Untuk menurunkan resiko stres, Anda bisa berolahraga, bisa itu bentuknya jongging, renang, dll.

8. Perbanyak konsumsi yang alami-alami
Makanan siap saji banyak dijual dijalan, makanan ini tidak sehat karena berbahaya dan menimbulkan banyak penyakit berbahaya, salah satunya diabetes.

Sebaiknya lebih banyak konsumsi makanan alami seperti sayur mayur dan buah-buahan. Adapun makanan pokok bisa menkonsumsi nasi jagung atau nasi beras merah, karena rendah gula dan bagus dikonsumsi guna mengatasi diabetes.

Kemudian, dari pada konsumsi minuman lain, air putih menjadi minuman paling baik bagi kesehatan tubuh. Penting menghindari minuman seperti teh manis, es campur, dsb, konsumsi air putih minimal 8 gelas dalam sehari.

Semoga bermanfaat.

Buat Kamu Cewe Wajib Tau! Sadari Kesehatan Payudara Sekarang Juga.

World Health Organization mencatat lima tahun terakhir terdapat kurang lebih 50800 perempuan dari seluruh dunia yang kehilangan kesempatan hidup karena penyakit kanker payudara. Meski kanker payudara juga bisa menyerang pria namun pada kenyataannya jumlah kematian perempuan lebih tinggi dari pada pria. Fakta mengejutkan berikutnya adalah 50% dari kasus kanker payudara di dunia terjadi di negara berkembang. Hal ini bisa saja dikarenakan kurangnya pengetahuan terhadap kanker itu sendiri serta kurangnya fasilitas kesehatan dan penyuluhan dini terhadap penanganan kanker.

Tak kenal usia dan latar belakang, mulai dari masyarakat awam hingga pesohor dunia seperti Angelina Jolie pun tidak dapat luput dari serangan kanker payudara. Mantan istri Brad Pitt ini bahkan harus menjalani operasi pengangkatan payudara demi menghentikan penyebaran kanker. Beberapa waktu lalu pun kabar duka dari artis Tanah Air, Irene Sukardi, yang menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan penyakit serupa.

Lalu tunggu apalagi girls, bukan waktunya lagi untuk menganggap persoalan kanker payudara hal yang sepele dan tabu. Justru sudah saatnya kita mengetahui ciri-ciri awal kanker sedini mungkin sehingga dapat mengetahui cara pengobatannya. Jika kamu masih ragu dan takut ke dokter, maka coba deh lima cara sederhana berikut ini untuk memeriksa kesehatan payudaramu.

  1. Mulailah dengan melihat payudaramu di depan cermin dengan bahu lurus dan tangan di pinggul

Hal ini sebenarnya sangat mudah dilakukan namun jarang sekali diperhatikan oleh perempuan. Berdiri di depan cermin selama kurang dari 3 menit untuk memerhatikan bentuk payudaramu dan memeriksa ada tidaknya kelainan seperti benjolan, memar merah atau pembengkakan. Ini penting sebab biasanya tumor atau pun kanker bisa dideteksi dari ciri-ciri tersebut.

  1. Masih berada di depan cermin, angkat tanganmu tegak lurus ke atas

Ini cara yang juga efisien untuk mengetahui keberadaan tumor atau kanker. Setelah mengangkat tangan ke atas selama kurang lebih 1 – 2 menit, kamu bisa memerhatikan kembali payudaramu dan memeriksa ada tidaknya benjolan dan jika selama mengangkat tangan kamu merasakan sakit di bagian payudaramu, maka segeralah periksakan ke dokter.

  1. Periksa bagian bawah ketiakmu

Biasanya untuk pasien yang menderita kanker payudara akan mengeluhkan rasa sakit di bawah ketiak. Pembengkakan di bagian ketiak bisa menjadi salah satu ciri-ciri munculnya tumor yang bisa menyerang payudara. Jangan dianggap remeh, rajin-rajinlah memeriksa bagian tubuhmu yang satu ini.

  1. Membungkuk di depan cermin dan biarkan payudaramu menjulur ke bawah

Salah satu cara terbaik untuk mengamati kondisi payudaramu adalah dengan membungkuk di depan cermin kemudian memerhatikan apakah terdapat ruam dan benjolan pada bagian payudaramu. Ataukah terasa sakit pada bagian tertentu saat kamu membungkuk kurang lebih 30 – 35 detik.

  1. Periksa kondisi kesehatan puting

Bagian dari payudara yang dapat dengan mudah diamati perubahannya adalah puting. Untuk beberapa kasus ciri-ciri awal penderita kanker payudara adalah kondisi puting yang mengeras, terdapat ruam di daerah sekitar puting dan bentuk puting yang mengerut ke dalam. Biasanya juga mengeluarkan darah. Jadi penting bagi kamu untuk mulai sadar akan ciri-ciri puting yang sehat.

Meski tidak semua kasus keluhan sakit terhadap payudara akan berakhir dengan vonis kanker, namun tidak ada salahnya untuk tetap waspada. Jika memang terdapat keganjilan yang dirasa cukup mengganggu maka segeralah periksakan ke dokter. Biasanya pun dokter tidak akan langsung menjatuhkan vonis melainkan melakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti pemeriksaan mamogram dan USG.

Buang rasa takut dan ketidakpedulianmu jauh-jauh. Sebab perlu kamu ketahui hampir sebagian besar kasus penderita kanker payudara di dunia yang tidak dapat diselamatkan diakibatkan karena kesadaran akan adanya kanker payudara terlambat dan saat akan melakukan pengobatan kondisi kankernya telah akut. So, sehat itu pilihan, girls! Jangan sampai menyesal dikemudian hari.

Jaga Kesehatan Mata Anda dengan Tips dan Cara Berikut ini!

Mata Anda adalah bagian penting dari kesehatan Anda. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata dan memastikan penglihatan Anda tetap baik. Ikuti langkah-langkah sederhana berikut ini untuk menjaga kesehatan mata juga menjadi tahun emas Anda.

Para peneliti telah menemukan bahwa penyakit mata tertentu seperti katarak, mata minus, silinder, mata buram, mata kabur, penglihatan ganda, glaukoma, sindrom mata kering atau degenerasi makula dan jenis gangguan mata lainnya dapat diperlambat atau dicegah dengan beberapa cara dari mulai mengatur asupan vitamin atau mineral tertentu.

Di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan dari mulai sekarang untuk menjaga kesehatan mata, diantaranya :

  1. Lakukan pemeriksaan rutin

Banyak orang berpikir berpikir bahwa penglihatan mereka baik-baik saja atau bahwa mata Anda sehat, tetapi melakukan pemeriksaan mata ke dokter mata adalah satu-satunya cara yang benar-benar memastikan apakah mata Anda mengalami gangguan atau tidak.

Selain itu, banyak penyakit mata umum seperti glaukoma, penyakit mata diabetes dan-degenerasi makula terkait usia sering tidak memiliki tanda-tanda peringatan. Oleh karena itu, melakukan pemeriksaan rutin pada dokter merupakan cara yang tepat.

  1. Konsumsi makanan yang baik untuk penglihatan

Sebagai bagian dari diet sehat Anda, pilih makanan yang kaya antioksidan, seperti vitamin A dan C; makanan seperti berdaun, sayuran hijau dan ikan. Banyak makanan – terutama ikan – mengandung asam omega-3 lemak esensial yang penting bagi kesehatan makula, bagian dari mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan sentral.

Kurangnya asupan antioksidan, konsumsi alkohol atau lemak jenuh dapat membuat reaksi radikal bebas yang dapat membahayakan makula – bagian tengah retina. Diet tinggi lemak juga dapat menyebabkan deposito yang menyempitkan aliran darah di arteri ke mata.

Sebuah studi menunjukkan bahwa beberapa nutrisi seperti omega-3 asam lemak, lutein , seng, dan vitamin C dan E dapat membantu menangkal gangguan penyakit mata yang terkait dengan usia masalah seperti degenerasi makula dan katarak. Makan makanan dibawah ini dipercaya dapat membantu menjaga dengan baik kesehatan mata, meliputi :

  • Jeruk dan buah jeruk lainnya atau jus
  • Hijau, sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, dan sawi
  • Salmon, tuna, dan ikan berminyak lainnya
  • Telur, kacang, kacang-kacangan, dan sumber protein non-daging lainnya
  1. Menjaga berat badan

Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan Anda risiko terkena diabetes dan kondisi sistemik lainnya, yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, seperti penyakit mata diabetes atau glaukoma. Jika Anda mengalami kesulitan menjaga berat badan yang sehat, sebaiknya dari mulai sekarang Anda harus rajin berolahraga.

Obesitas telah ditemukan menjadi faktor risiko katarak, namun mekanismenya masih belum jelas. Dari berbagai jenis katarak, katarak kortikal dan katarak posterior subkapsular adalah jenis katarak yang paling konsisten dikaitkan

  1. Berhenti merokok

Merokok membuat Anda lebih mungkin untuk mendapatkan katarak , kerusakan saraf optik, dan degenerasi makula. Perokok secara signifikan meningkatkan risiko katarak dibandingkan dengan non-perokok. Bahkan, studi menunjukkan bahwa orang yang merokok menempatkan kesempatan mereka membentuk katarak, dan risiko terus meningkat semakin Anda merokok.

Studi menunjukkan perokok dapat memiliki peningkatan tiga kali lipat risiko pengembangan AMD dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok. Berhenti merokok pada usia berapa pun, bahkan di kemudian hari, secara signifikan dapat mengurangi risiko Anda mengembangkan AMD dan tentunya menjaga mata Anda tetap sehat.

  1. Gunakan kacamata hitam

Kacamata hitam akan membantu melindungi Anda mata dari sinar ultraviolet matahari (UV). Terlalu banyak terparan sinar UV dapat membuat mata Anda memungkinkan untuk mendapatkan katarak dan degenerasi makula.

Pilih kacamata yang menghalangi 99% sampai 100% dari kedua sinar UVA dan UVB. Lensa sampul membantu melindungi mata Anda dari samping. lensa terpolarisasi mengurangi silau saat berkendara. Kebanyakan lensa kacamata pelindung yang terbuat dari polikarbonat, yang merupakan 10 kali lebih kuat dari plastik lainnya. Banyak penyedia perawatan mata menjual kacamata pelindung, seperti yang dilakukan beberapa toko barang olahraga.

  1. Bersihkan tangan Anda ketika ingin menyentuh mata atau lensa kontak

Untuk menghindari risiko infeksi, selalu mencuci tangan dengan bersih sebelum meletakkan di atau mengambil lensa kontak Anda. Pastikan untuk mensterilkan lensa kontak seperti yang diperintahkan dan menggantinya sesuai anjuran.

Selain dapat menjaga kesehatan mata Anda, membersihkan tangan juga dapat mencegah Anda terhindar dari beberapa jenis penyakit.

  1. Cobalah untuk mengistirahatkan mata Anda

Jika Anda menghabiskan banyak waktu di depan komputer atau fokus pada satu hal, Anda kadang-kadang lupa untuk berkedip dan mata Anda bisa lelah. Cobalah aturan ini 20-20-20: Setiap 20 menit, berpaling sekitar 20 kaki di depan Anda selama 20 detik. Hal ini dapat membantu mengurangi kelelahan mata.

Menurut webmd.com, menatap layar komputer atau objek tertentu terlalu lama dapat menyebabkan beberapa masalah penglihatan seperti :

  • Mata kering
  • Ketegangan mata
  • Pandangan yang kabur
  • Kesulitan fokus pada jarak
  1. Hindari konsumsi minuman beralkohol

Penggunaan alkohol yang berlebihan jangka pendek dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara permanen karena efek langsung dari alkohol pada saraf optik. Alkohol juga memperlambat laju komunikasi antara neurotransmitter di otak. Neurotransmiter adalah utusan kimia yang mengkomunikasikan informasi di sekitar otak dan tubuh.

Keterlambatan dalam komunikasi antara otak dan mata berarti bahwa mereka tidak mampu berfungsi secara efektif yang melemahkan koordinasi otot mata. Hal inilah yang menyebabkan visi terdistorsi atau ganda. Alkohol dapat mempengaruhi penyerapan vitamin dalam hati, vitamin yang dibutuhkan untuk mempertahankan penglihatan yang sehat. Misalnya, vitamin B-1 defisiensi akibat konsumsi alkohol dapat menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan otot mata.

  1. Tidur yang cukup

Anda mungkin tidak tahu bahwa kurangnya istirahat dapat berbahaya bagi penglihatan Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa mata membutuhkan setidaknya lima jam tidur per malam untuk benar mengisi. Tanpa waktu itu, mata tidak dapat bekerja pada potensi penuh mereka. Salah satu efek samping yang umum dari kurang tidur adalah kejang mata.

Seiring waktu, kurang tidur dapat menyebabkan konsekuensi serius pada penglihatan mata Anda termasuk gangguan pembuluh darah muncul karena ketegangan mata. Selain itu, kekurangan tidur dapat menyebabkan mata kering , kondisi saat air mata tidak memadai melumasi mata Anda. Ketika mata kering hal ini mengakibatkan mata Anda mengalami rasa sakit, sensitivitas cahaya, gatal, kemerahan atau bahkan penglihatan kabur.